Zaenudin, ketua BEM FBS 2014 saat diwawancarai (23/1) [dok.BP2M]



BP2M-Terhitung lima periode kepengurusan Badan Eksekutif Mahasiswa  Fakultas Bahasa dan Seni (BEM FBS) tidak mengadakan Kongres. BEM hanya menunggu DPM memutuskan pelaksanaan kongres dan belum bisa mendobrak kebiasaan lama.

Tahun ini, pelaksanaan kongres di Fakultas Bahasa dan Seni ( FBS ) belum ada kejelasan lagi,  mengulang seperti tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya koordinasi antara DPM dan BEM Fakultas belum terintegrasi. Pelaksanaan kongres membutuhkan persiapan yang lama, dan keseriusan dari DPM maupun BEM sedangkan DPM belum menentukan kapan kongres akan dilaksanakan.

 “Pelaksanaan kongres penting, kami telah melaporkan LPJ dan AD / ART secara internal,” tutur Zaenudin ketua BEM FBS 2014. Tahun ini FBS menggelar kongres, akan tetapi hingga saat ini belum ada kejelasan kapan dilaksanakan. “DPM masih membahas dan mengusahakan pelaksanaan kongres,” jelas Bagus pengurus DPM.

Alfriza pengurus BEM FBS mengatakan bahwa belum diadakan kongres karena hingga saat ini tidak ada pertemuan antara DPM dan BEM, karena pengurus tidak berada di kampus, Kamis (22/1).
Pemegang kedaulatan tertinggi organisasi kemahasiswaan di tingkat fakultas, Kongres Mahasiswa Tingkat Fakultas (KMF),  berfungsi menetapkan AD/ART Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas (DPMF) dan Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas (BEMF) di setiap periode kepengurusan. Hingga berita ini diturunkan, tim Express memperoleh informasi hampir semua fakultas di Unnes kecuali FBS, telah melaksanakan kongres.
“Kami telah melaksanakan Kongres dari tanggal 21-22 Januari, digedung K3 FH, ” ujar Ahmad Abdun Salam, ketua BEM FIP terpilih. [al,dian,santi]

Diunggah oleh : Ika Nur Amalia
Editor   : Eva Rafiqoh