IMBARA lakukan aksi penggalangan dana. [Doc. Imam]
Kabupaten Banjarnegara kembali
ditimpa longsor yang menyebabkan puluhan rumah rusak ringan hingga berat.

BP2M
– Bencana alam yang menimpa
Kabupaten Banjarnegara menggerakan hati sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam
Ikatan Mahasiswa Banjarnegara (IMBARA) melakukan aksi sosial penggalangan dana
demi membantu korban yang terkena bencana.
            Sabtu, (2/4) lebih
dari lima puluh mahasiswa
berkumpul di GSG Unnes.
Aksi sosial yang dilakukan IMBARA juga mendapat dukungan dari beberapa lembaga
kemahasiswaan seperti BEM-KM, Hima PGSD, dan DPM-KM.
“Aksi sosial
ini merupakan bukti nyata mahasiswa sebagai
pengabdi masyarakat. Murni mempunyai tujuan untuk menolong sesama, tidak ada
embel-embel lain,” terang Hakim, Ketua IMBARA. 
Tidak hanya mahasiswa yang berasal dari Banjarnegara.
Mahasiswa dari berbagai daerah di antaranya Pati, Pemalang, Cilacap, Temanggung, dan Purworejo
turut berpartisipasi dalam kegiatan sosial tersebut. “Kegiatan semacam ini perlu diapresiasi. Walaupun saya bukan
berasal dari Banjarnegara,
tetapi nurani saya terdorong untuk ikut aksi. Ikatan mahasiswa daerah lain
sepatutnya bisa menyerukan kegiatan sosial
semacam ini,” ujar Rio, mahasiswa Unnes asal Purworejo.
Aksi sosial penggalangan dana akan dilakukan
dalam beberapa kali, aksi pertama yaitu Sabtu (2/4) berada di sekitar Unnes. Pada hari Minggu (3/4) di beberapa titik yaitu Taman KB, Ngaliyan, Tugu
Muda, Museum Ronggowarsito, Alun-alun Ungaran, dan Banyumanik.
Sedangkan 4 hingga 5 April akan terjun langsung
ke lokasi bencana yaitu di Desa Clapar,
Kecamatan Madukara, Banjarnegara. 
“Awalnya
dampak longsor belum terlalu parah, namun hingga saat ini sudah meluas, dan memang sangat butuh bantuan,” tambah
Hakim. 
Aksi sosial semacam ini seakan
menjadi kegiatan rutin IMBARA. Tahun 2015 lalu, Ikatan Mahasiswa Banjanegara Unnes (IMBARA) juga melakukan aksi sosial
penggalangan dana ketika terjadi bencana longsor di
Kecamatan Karangkobar, Banjarnegara. [Imama, Imam]