Penampilan dance dalam GTT. [Doc. BP2M]

BP2M – Dalam
rangka memeriahkan Dies
Natalis Fakultas Teknik (FT), diselenggarakan Gebyar Teknik Terpadu, Jumat. Acara yang
diselenggarakan oleh Lembaga Kemahasiswaan Badan Seni Otonom
(LKBSO) Fakultas Teknik yang terdiri atas HIMA
di setiap jurusan dan UKM/Organisasi yang ada di FT berlangsung meriah. Kebahagiaan tampak jelas terlukis dari wajah para mahasiswa Fakultas Teknik yang
bersuka  cita memeriahkan acara itu.
Kemarin juga diselenggarakan Piala Dekan pada tanggal 19-20
Maret dilanjutkan pada 26-27 Maret lalu. “Piala Dekan itu meliputi lomba-lomba dan olahraga seni, seperti karate, volly,
futsal dan lainnya. Hari ini (8/4)
adalah pemberian hadiah dan piala bagi para pemenang lomba
itu,” jelas Desianny Amalia Fauziah, Seksi Humas GTT.
Pagi hari diawali
dengan SKJS (Senam Konservasi dan Jalan Sehat) diikuti oleh Rektor Universitas Negeri Semarang,
Fathur Rokhman dan mahasiswa. Kemudian dilanjutkan jalan sehat yang dimulai
dari Fakultas Teknik hingga jalan setapak yang menghubungkan antara Fakultas
Bahasa dan Seni (FBS) dan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
(FMIPA). Jalan sehat berlangsung semarak diiringi LKBSO yang memamerkan karya
ciri khas jurusan dan organisasi masing-masing seperti: mobil rakitan
Jurusan Mesin, kue karya Jurusan Tata Boga yang dibentuk menjadi sebuah
tulisan, pameran busana karya mahasiswa Tata Busana, dan sebagainya. Tiba di embung, peserta
jalan sehat berhenti sejenak untuk menyaksikan Rektor Unnes menyebar bibit ikan
ke embung.
Banyak hal menarik yang dipamerkan
dalam GTT tahun ini. Berdiri stan-stan dari masing-masing komunitas yang
memamerkan keunikannya. Pengunjung bisa berfoto bersama reptil-reptil dengan
mengunjungi stan komunitas pecinta reptil yang memamerkan reptil peliharaannya.
Beberapa pengunjung stan mencoba berinteraksi dengan menaruh reptil di pundak. Di sebuah stan dipasang alat flying fox bagi mereka yang ingin merasakan permainan yang menguji adrenalin ini. Tampak kepuasan di
wajah pengunjung yang berhasil mencoba menguji
adrenalin melalui permainan ini. Ada juga berbagai pentas seni yang
akan ditampilkan. Panas matahari yang menyengat kulit seakan tak menjadi masalah bagi  mahasiswa menyemarakkan GTT. Acara hari
itu berakhir pukul 16.00 WIB ditutup
penampilan Pingkel Standing sebagai salah satu pengisi acara. [Fatim, Imam]