BP2M – Berbeda dengan tahun-tahun
sebelumnya, Program Pengenalan Akademik tahun ini
terlihat unik dengan hadirnya suatu ikon yang tren belakangan ini, Pokemon. Badut berwarna kuning
tampak semangat menggerakan tangannya ke kiri dan kanan di depan 6.200
mahasiswa, Kamis (18/8), di lapangan softball Fakultas Ilmu Keolahragaan Unnes.
Ada dua badut yang memeriahkan PPAK 2016 yaitu Beruang dan Pokemon.
Rupanya sosok Pokemon tanpa sengaja dihadirkan panitia untuk
menyambut mahasiswa baru Unnes. “Sebenarnya maskot PPAK 2016 adalah beruang. Adanya Pokemon karena bonus
dari penyewaannya,” kata Steering Committee (SC) PPAK 2016, Agung Pambudi
sembari tertawa kecil.
Di balik kedua maskot itu tersimpan harapan besar bagi mahasiswa baru
(Maba) Unnes. Agung Pambudi mengatakan, filosofi beruang yaitu hewan yang
berbadan besar dan menyeramkan, namun juga lembut. Harapannya maba nantinya
akan menjadi orang besar serta dikagumi, tetapi tetap merakyat atau low profile. Sedangkan filosofi Pokemon sendiri adalah mahasiswa Unnes menjadi pemeran utama dalam pembangunan bangsa dan negara. Hal ini berkaitan dengan Pikachu sebagai pemeran utama dalam serial Pokemon.
Kehadiran Pokemon ini berhasil menarik perhatian mahasiswa baru. Di akhir acara, beberapa
mahasiswa baru mengajak sang Pokemon berswafoto. Hal senada diungkapkan Ronaldi Agung Saputra. “Menarik sekali. Permainan
Pokemon-GO juga lagi tren. Kebetulan saya juga penggemar permainan Pokemon GO,”
kata mahasiswa baru jurusan Teknologi
Pendidikan itu. [Santi, Yunita]