Ramlan Setiawan membagi rumus C4O2 di hadapan audiens.

Kesuksesan tidak serta merta datang. Ia harus diperjuangkan
melalui perjalanan panjang dan pengorbanan.
BP2M – Seperti
halnya yang dialami Ramlan Setiawan, Mahasiswa Berprestasi Fakultas Bahasa dan Seni 2016 Universitas Negeri
Semarang. Ramlan tak pernah menyangka bisa menjadi Mapres Fakultas Bahasa
dan Seni 2016.
Menurut penuturannya, sebelum diterima menjadi mahasiswa Jurusan Bahasa dan
Sastra Inggris Unnes, dia sempat
bertegur sapa dengan Mapres Unnes 2013 dan Mapres III Nasional yang juga
dari Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris melalui facebook. Namun, ternyata Tuhan memiliki rencana indah di balik itu. Ramlan dapat
bertemu dengan Agus Widodo secara
langsung serta mengikuti jejaknya menjadi Mapres FBS.
Ada cerita menarik yang dapat dijadikan motivasi dari
perjalanan Ramlan mengikuti lomba karya tulis ilmiah. Ketika itu, timnya yang
terdiri dari 3 orang mengikuti lomba karya tulis ilmiah yang diselenggarakan
oleh Universitas Bunda Mulia. “Awalnya
ragu, akan
ikut atau tidak, sebab
biaya registrasinya mahal. Tidak ada salahnya dicoba,” ungkapnya, (29/05).
Setelah lolos penyisihan,
tim harus mempresentasikan karyanya di depan juri. Kemudian mengajukan dana
untuk berangkat ke Jakarta Utara. Namun, dana
tak kunjung cair, sehingga timnya memutuskan untuk memakai dana pribadi
dahulu. Tak sampai di sini, saat keberangkatan, timnya kehabisan tiket kereta,
sehingga perjalanan ditempuh dengan bus.
Di perjalanan mengalami kemacetan parah, padahal waktu presentasi
sudah dimulai. Panitia terus menghubungi timnya dan timnya diberi batas waktu.
Jika sampai waktu yang ditentukan belum juga hadir, maka timnya
didiskualifikasi. Beruntung, Ramlan
bersama timnya tiba di lokasi presentasi kurang 2 menit dari batas waktu yang diberikan.
Belum sampai lega, timnya
mendapat giliran presentasi
pertama dengan sub tema ekonomi. Setelah melewati hari yang melelahkan,
akhirnya timnya mendapat peringkat pertama di sub tema ekonomi dan berhak
melaju ke grand final. Memang, sebuah keberhasilan dibutuhkan perjuangan. Tim Ramlan memperoleh juara II.
Dalam memotivasi diri,
Ramlan punya rumus C4O2. Rumus itu merupakan singkatan dari enam kata ajaib. C4 itu adalah comfort
atau nyaman, commitment atau
keterikatan, consistant atau tetap, dan continue atau
berkelanjutan. Sedangkan O2 merupakan singkatan dari optimum atau melakukan yang terbaik dan optimis atau berpandangan
baik.

Sebab
kesuksesan bukanlah milik orang yang takut bermpimpi dan berusaha. Setiap orang pasti memiliki
permasalahan, namun hal
itu bukan penghalang menuju kesuksesan. Kemudian ketika kehilangan motivasi dan alasan
untuk sukses, “Ingatlah perjuangan dan pengorbananmu hingga mencapai titik
ini”, saran Ramlan. [Wifqul]