Lilin-lilin dinyalakan menerangi ruangan aula PKMU lantai 2 saat perayaan HUT UKM Baksos. [Doc.BP2M]

Rupanya Tuhan mengabulkan harapan mereka,
namun nampaknya ini keblabasan. Listrik mati tanpa diduga sebelumnya. Ruangan seketika
menjadi gelap. Panitia terlihat sibuk memperbanyak lilin sebagai penerang ruangan.
Padahal rencana awal, lilin menyala hanya pada sesi tertentu. Pada akhirnya
lilin-lilin itu tetap menyala selama acara berlangsung hingga listrik menyala
kembali.

Sekitar
pukul 20.30 WIB listrik padam dan disertai hujan turun di kawasan kampus Unnes.
Dari luar, gedung PKMU lantai 1 terlihat gelap. Berbeda dengan PKMU lantai 2,
sekumpulan orang telah berkumpul di dalam aula menghadap panggung yang dikonsep
sederhana namun tetap indah. Pintu aula digantung balon-balon dan pernak-pernik
perayaan ulang tahun.

Riuh
lagu selamat ulang tahun memenuhi ruangan PKMU lantai 2. Peringatan ulang tahun
UKM Baksos yang ke-22 dihadiri oleh seluruh anggota UKM tersebut, Sabtu malam,
12 November 2016. Seluruh lilin berbaris rapi menerangi seisi ruangan itu.
Ruangan PKMU lantai 2 berubah warna menyeruai jingga ke merah merahan. “Konsep
acara awal memang lampu dipadamkan lalu lillin-lilin dinyalakan hanya pada sesi
pemotongan tumpeng, tetapi harapan kami dikabulkan terlalu berlebihan. Listrik
padam dan akhirnya kami memakai lilin selama acara berlangsung sembari menunggu
listrik menyala,” ungkap Kharul Mukmin, Ketua Panitia.

Walaupun
demikian, acara tetap berjalan. Pembawa acara terus berusaha menjaga agar penonton
fokus pada acara. Selama listrik padam, acara diisi dengan permainan kecil yang
dipandu oleh pembawa acara, dilanjutkan beberapa penampilan oleh anggota UKM
Baksos di antaranya puisi berantai dan flashmob.
Setelah lisrik menyala, acara dilanjutkan sesuai berlangsung hngga berakhir
acara sesuai rencana.

Salah
seorang anggota baru UKM Baksos, Uswatun Hasanah yang kali pertama mengikuti
perayaan ulang tahun UKM Baksos tetap antusias mengikuti acara hingga selesai. Dia
berharap UKM Baksos lebih berkembang juga berharap bagi dirinya. “Semoga saya bisa
mengimplementasikan ilmu yang diperoleh untuk mengabdi kepada masyarakat,” ucap
Uswatun di sela-sela wawancara kepada tim bp2munnes.org. [Sekar]