Beberapa UKM dan LK Unnes berkumpul di Pelataran BPTIK sebelum aksi Hari Bumi (22/04) [Doc. Yunita]

BP2M
Sejumlah Unit
Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan Lembaga Kemahasiswaan, diantaranya Mahapala, Green
Community, Rumah Kompos, Menwa, Basarnas, BEM KM, BEM FIP, BEM FIK, BEM FT, dan
BEM FBS melakukan aksi peduli lingkungan dalam rangka peringatan Hari Bumi yang
jatuh pada 22 April setiap tahunnya.
            “Unnes memperingati Hari Bumi sebagai
bentuk kepedulian sebagai kader konservasi,” ujar Kusmuriyanto, Ketua Divisi
Kader Konservasi Bangvasi Unnes. Kusumuriyanto berharap aksi peduli lingkungan ini
tidak hanya pada Hari Bumi saja, tetapi mari juga dalam kehidupan sehari-hari.
            Badan Pengembangan Konservasi Unnes
mengakomodasi UKM dan LK Unnes untuk melakukan aksi cinta lingkungan
bersama-sama. Aksi peduli lingkungan ini dibagi menjadi dua kegiatan yaitu
penanaman pohon di Waduk Jatibarang dan aksi peduli lingkungan di sekitar
kampus. Kegiatan ini diwujudkan dengan mencabut paku-paku pada pohon,
membersihkan lingkungan dari sampah,  dan
kampanye satu hari tanpa asap polusi kendaran dan plastik.
            “Berpartisipasi dalam Hari Bumi
merupakan salah satu wujud aksi cinta lingkungan, Peringatan Hari Bumi yang
diselenggarakan oleh Bangvasi memiliki substansi yang jelas, sehingga BEM FIP
dengan senang hati berpartisipasi di dalamnya.” ungkap Ahmad Abdun Salam,
Kepala Departemen Dalam Negeri BEM FIP (22/04). Ahmad juga mengatakan dengan peringatan
Hari Bumi ini dapat memunculkan kesadaran bahwa bumi masih indah dan semestinya
manusia harus peduli agar tidak rusak.
             Salah satu aksi memperingati Hari Bumi adalah
sehari tanpa asap polusi kendaraan. Fakultas Bahasa dan Seni tidak
diperkenankan mahasiswa menggunakan sepeda motor hingga pukul 12.00 WIB. Namun,
di jalan sekitar hutan mini kampus masih terlihat beberapa mobil yang terparkir
di sana meskipun tidak sebanyak hari-hari biasa. [Yunita]