Penampilan UKM Kesenian Jawa di Unnes Fair 2015 (30/09) [Doc.Ika]

Tema Gebyar Kreasi Pemuda Konservasi dipilih
dalam Unnes Fair 2015. “Harapannya Unnes Fair tahun ini dapat meningkatkan
semangat mahasiswa Unnes khususnya mahasiswa baru untuk mejadi pemuda
konservasi,” tutur Evi Arifiani, ketua panitia Unnes Fair (29/09).
Stand-stand UKM Unnes (30/09) [Doc. Kirana]

Menurut Evi, pemuda
konservasi yang dimaksud yaitu mahasiswa yang terus menjaga pilar konservasi
Unnes. “Semangat pemuda konservasi semoga bisa ditingkatkan dan menjadi
mahasiswa yang kreatif dan bermanfaat bagi sesama dan lingkungan,” tambah Evi.

Acara ini diikuti oleh
lima puluh lima UKM Unnes yang masing-masing menunjukkan kreativitasnya lewat
stand-stand dan penampilan bakat. Agenda Unnes Fair yang keempat kalinya
diselenggarakan ini, menjadi ajang pengenalan tiap-tiap UKM kepada mahasiswa
baru Unnes.
Pingkel Standing saat tampil di Unnes Fair (30/09) [Doc. Kirana]

Agenda yang telah
berlangsung selama dua hari, 29-30 September ini dimeriahkan dengan hiburan
mulai dari tari tradisional, modern dance, penampilan band, ketoprak, hingga guest star New Face New Wave dan Pingkel
Standing.

 Tidak hanya penampilan
modern-modern saja, tetapi penampilan yang lebih mencerminkan kebudayaan
Indonnesiapun turut disuguhkan dalam Unnes Fair 2015. Ketoprak dari UKM
Kesenian Jawa misalnya, dengan suguhan cerita Rama dan Shinta, tampilan ini
berhasil menyedot antusias pengunjung dengan banyaknya segerombol orang yang
menonton.
Terakhir, acara ditutup
dengan sambutan dari Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan Unnes yang diakhiri
dengan penampilan dari guest star
Pingkel Standing. [Ika]