“Ada mahasiswa yang mempunyai kesempatan, namun tidak dimanfaatkan
dengan baik. Saya mencoba mengambil kesempatan apapun itu dan
memaksimalkannya,” kata Septian Minggu (5/6).
BP2M – Tidak hanya
berkutat pada akademik saja, banyak kegiatan lain yang dimanfaatkan mahasiswa
guna menunjang kebutuhan masa depan. Septian Eko Prasetyo adalah satu dari
banyak mahasiswa yang aktif dalam keorganisasian dan terus mengeksplorasi
hobinya. Menjadi Ketua Himpunan Mahasiswa Elektro periode 2015 tidak hanya fokus  pada
komunitas di Fakultas Teknik saja, ia turut aktif mengikuti Forum Komunitas
Himpunan Mahsiswa Elektro Indonesia (FKHMEI) yang  merupakan
komunitas mahasiswa elektro seluruh universitas di Indonesia.
“FKHMEI kemarin
(21-28/5) di Universitas Negeri Padang menyelenggarakan lomba dan seminar
nasional, Unnes mengirimkan 3 mahasiswa salah satunya saya. Alhamdulillah, juara
pertama untuk Web Developer,” kata
Septian dengan semangat.  Lomba PLC dan lomba Cipta Karya merupakan
kategori selanjutnya yang diwakili oleh Aditya Wicaksono serta Ahmad Faiq
Kambali.
Kritis Design Website
Tema design
website yang dilombakan berkaitan dengan Indonesia Emas 2045, ia membuat prototype  wisata di Indonesia
di mana desainnya memenuhi semua kebutuhan dan sangat mempermudah wisatawan
baik lokal maupun mancanegara. “Saya lebih menyukai membuat website itu
berintegrasi, satu kesatuan informasi dan jelas memudahkan bukan malah
membingungkan,” ujarnya. Ia mencotohkan website yang dibuat Unnes kelemahannya
hanya terlalu banyak website sehingga terkadang malah membingungkan mahasiswa.
Walaupun, hal itu  membuktikan Unnes sebagai pelopor inovasi
pendidikan yang terdepan khususnya dalam bidang teknologi.
Menjuarai
pembuatan prototype web design bukan
berarti kali pertama ia membuatnya, sudah beberapa web designnya digunakan oleh
individu malaupun lembaga. “Mereka meminta pada saya untuk membuatnya, selain
mendapat keuntungan saya juga semakin mendalami bagaimana kebutuhan masyarakat
akan website,” ujarnya.
Kebutuhan akan
kecepatan memperoleh data dan informasi diakui olehnya, sehingga bagaimana
caranya membuat semua design webnya yang memenuhi akan fungsinya itu.
 “Sudah
empat hari saya membuat aplikasi lagi untuk mahasiswa baru 2016. Setelah mereka
verifikasi maka mengisi data di sini,” kata Septian sambil menunjukkan design
webnya. Mengapa membuat web semacam itu, karena pengalamannya banyak sekali
miskomunikasi terjadi disetiap jurusan entah terkait pembagian rombel ataupun
untuk kegiatan di PPA, jadi sistem ini akan membantu kebutuhan data tersebut.
“Selain itu, ini juga bagian dari hobi saya,” akuinya.
Musik penghilang penat
Disela
kesibukannya sebagai Wakil Gubernur  BEM FT 2015, ia bersama
teman-temannya membentuk band dengan nama Pathmoon. “Mengambil nama yang mudah
diingat dan lucu, terus daerah kos anggota sekitar Patemon jadilah nama
Pathmoon,” terang Septian sambil tertawa.  Dimana sebelum band
tersebut dibentuk sudah membentuk band yaitu Band FT beberapa lagu yang sudah
dibuat untuk Fakultas Teknik yaitu jingle PPA dan Mars FT.
Sebanyak 9 lagu
pun  yang sudah dibuatnya sejak SMA, “karena memang hobi, selain itu,
saya termasuk orang cepat bosan, maka musik sebagai wadah pelampiasan
kebosanan,” kata Septian. Ia mengaku lebih mendalami musik keyboard
dibandingkan alat musik lain.
Aktif
organisasi bukan menjadi penghalang dirinya untuk berkarya dalam musik dan
design webnya. “Namanya hobi, harus menghasilkan karya untuk kebermanfaatan
orang lain,” tutupnya. [ND]