Arak-arakan September MIPA. [Doc.Royyan]

Selama ini mahasiswa MIPA
erat dikaitkan dengan mahasiswa yang cenderung menggunakan otak kiri, pada Dies
Natalis tahun ini mahasiswa MIPA berkesempatan menunjukkan bakat seni yang  dimiliki.

BP2MGrand Opening September FMIPA 2016
dipadati oleh warna-warni busana yang mempresentasikan karakteristik
masing-masing lembaga kemahasiswaan. Kamis, (01/09/2016) acara dibuka dengan
senam bersama dilanjutkan karnaval keliling Unnes. Karnaval diikuti oleh
seluruh LK se-MIPA dan mahasiswa baru. Pekikan jargon, yel-yel, dan salawat mewarnai
karnaval arak-arakan tersebut.
Mahasiswa FMIPA tampil menari.
Perayaan
September MIPA digelar bersama serangkaian kegiatan dari masing-masing jurusan
dengan mengangkat tema kebudayaan. Tiap organisasi fakultas dan seluruh civitas
akademika FMIPA diberi kesempatan untuk menunjukkan bakat seninya. “Selama ini
mahasiswa FMIPA erat dikaitkan dengan akademik, mahasiswa otak kiri, dan
sebagainya. Nah, dalam pelaksanaan grand opening ini kami membuka kesempatan
kepada warga MIPA untuk menampilkan sisi kreativitas dalam seni,” ujar Yussi,
Ketua Panitia.
Demi
suksesnya acara ini, pihak birokrat meliburkan perkuliahan FMIPA selama setengah
hari. “Dari pihak birokrat juga sangat mendukung terselenggaranya acara ini,”
tambah Yussi. Grand Opening SM utamanya ditujukan kepada mahasiswa baru sebab
ada banyak stan yang memperkenalkan LK di FMIPA, mulai dari Guslat, Rohis FMI,
Bina Vokalia, SSC, Jody, BEM Fakultas, DPM Fakultas, dan Hima. “Selalu jaya,
sukses, dan menjadi fakultas favorit,” harap Mila Nur, salah satu mahasiswa
baru Biologi yang sibuk berkenalan di salah satu stand LK.

Jika
pada tahun sebelumnya dilaksanakan acara Inagurasi malam harinya. Tahun ini
tema acara diubah menjadi Mahakarya MIPA yang menampilkan pertunjukkan seni
budaya dari mahasiswa MIPA. “Kami tetap mengundang band indie dari luar sebagai
penyemarak, namun yang paling utama adalah karya yang dihasilkan dari mahasiswa
FMIPA,” tutup Yussi. [Royyan]