BP2M
– Kamis
(30/3) upacara Dies Natalis Universitas
Negeri Semarang (Unnes) ke-52 dibuka oleh Fathur
Rokhman selaku Rektor Unnes dan dihadiri oleh jajarannya, tamu undangan,
dan mahasiswa di Auditorium Unnes. 
Sri Mulyani Indrawati, Menteri Keuangan Republik
Indonesia juga menghadiri upacara dan
menyampaikan orasi ilmiah yang bertajuk “Membangun Reputasi Perguruan Tinggi Melalui
Pengelolaan Sumber Daya yang Berintegritas dan Kompetitif”. 
Sri Mulyani menyampaikan
bahwa sumber ekonomi di Indonesia sangat bergantung pada kuantitas dan kualitas
sumber daya manusianya. Pendidikan di Indonesia
masih perlu berbenah, terlebih lagi dengan anggaran yang dikeluarkan oleh pemerintah untuk pendidikan cukup besar. Hasil dari tenaga pendidik yang mumpuni masih
belum maksimal. “Saya merasa belum begitu merasakan hasil dari pendidik,”
ungkapnya.
Sri mulyani mengatakan pula bahwa orang tua perlu peduli
pada perkembangan pendidikan anak, dengan memantau proses belajar anak juga berdiskusi dan berkonsultasi dengan
wali kelas si anak.
Disampaikannya pula bahwa sekarang bukan lagi orang tua yang mengambil rapor anaknya melainkan satpam. 
“Mengambil rapor mungkin hal sepele, namun dengan melihat hasil rapor dan laporan wali kelas tentang anak, tentu bisa menjadi evaluasi cara didik orang tua di
rumah dan cara belajar anak yang tepat sesuai
dengan
karakternya. Sehingga, ketika si anak sudah dinilai cukup dewasa ia tak
menjadi guru yang ecek-ecek dan sembarangan karena paham nilai penting
pendidikan yang ditanamkan sejak dini,”
tambahnya. [Khansa]