BP2M – Minggu (29/3), BP2M Unnes menggelar
Harlah Express ke-12 di PKM Joglo FE Unnes. Acara tersebut dihadiri oleh LK
se-Unnes beserta mahasiswa umum.

            Acara yang digelar untuk memperingati hari lahir buletin
EXPRESS tersebut diisi oleh tiga pemateri. Arief Basuki Wibowo yang hadir
sebagai pendiri EXPRESS sekaligus Pemred NuansA 2003 menceritakan awal mula
lahirnya EXPRESS. “Express lahir 15 Maret 2003 karena saat itu proses menunggu
NuansA dan Kompas Mahasiswa yang lama membuat jenuh, jadi dibuat buletin
mingguan untuk update informasi yang lebih cepat,” ungkap Arief.
            Selain Arief, acara ini juga diisi dengan materi tentang
menulis oleh Saratri Wilonoyudho, pendamping UKM BP2M. “Menjadi seorang penulis
yang lancar perlu hati dalam menulis, barulah kita pikirkan apa yang kita
tulis,” ujar Saratri.
            Materi terakhir diisi oleh Mujiana Abdul Kadir alumni
BP2M dari Penerbit Citra Prima Nusantara. Mujiana berharap Harlah Express dapat
menjadi penyegaran ulang bagaimana harus melangkah ke depan.

            Serangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan pemotongan
tumpeng secara simbolis, baru kemudian dibuka dialog interaktif bagi setiap
perwakilan LK yang datang. (Annisaa,
Mia)