Peragaan busana daur ulang limbah. [Doc. BP2M]
BP2M – Pembukaan Dies Natalis
Universitas Negeri Semarang (Unnes) ke-51 berlangsung meriah
di lapangan Atletik Unnes. Serangkaian pembukaan dimeriahkan oleh peragaan busana
oleh model yang mengenakan
gaun berbahan dari limbah kertas, plastik, dan botol
bekas. Busana tersebut dibuat oleh mahasiswa Jurusan Pendidikan Kesejahteraan
Keluarga (PKK) berkolaborasi
dengan
dosen. 

            Maria
Kusnawati,
Dosen PKK mengatakan, melalui penampilan tersebut mahasiswa PKK menunjukkan
bahwa Unnes adalah universitas konservasi yang bisa membuktikan prestasinya dengan
karya-karya inovatif yang berwawasan lingkungan. “Selain memeriahkan Dies Natalis, kami ingin menunjukkan bahwa mahasiswa Jurusan PKK memiliki talenta dan
kreativitas dalam mendukung kampus konservasi,” kata Maria, Selasa (01/03).

            Ia
menambahkan, beberapa kesulitan dalam pembuatan busana tersebut adalah
menyesuaikan
bahan bekas untuk menjadi bagus dengan
menonjolkan kreativitasnya. Pembuatan busana dari limbah memakan waktu
tiga minggu. Meski demikian,
gaun tersebut dapat diselesaikan tepat
waktu berkat kerja keras dan ketekunan.

            Sementara
itu, Maya Purnamasari, salah seorang mahasiswa PKK sekaligus model yang memperagakan busana kala itu
mengungkapkan kebanggaannya
dapat turut serta memeriahkan Dies Natalis dan menampilkan karya mahasiswa
jurusan PKK.
[Teguh,
Imron]