ilustrasi draft ppak daring beredar, panitia mahasiswa inginkan audiensi
Ilustrasi oleh BP2M/Riyo

Pada Kamis (2/7), beredar draf jadwal Program Pengenalan Akademik dan kemahasiswaan  Unnes tahun 2020. Draf tersebut berisi jadwal orientasi mahasiswa baru yang dilaksanakan secara daring mulai tanggal 3 hingga 4 September 2020. Menanggapi keluarnya draft jadwal ini Muhammad Afwan Maulana, ketua Program Pengenalan Akademik dan Kemahasiswaan (PPAK) Unnes 2020 akan segera melakukan audiensi kepada birokrat.

“Dari panitia PPAK baik universitas maupun fakultas sudah membahas itu dan mendesak penambahan hari PPAK,” ucap Afwan (3/7). Panitia PPAK meminta pelaksanaan PPAK dilakukan selama empat hari, satu hari untuk PPAK Universitas dan tiga hari untuk PPAK fakultas. Penambahan hari PPAK didasarkan karena sedikitnya ruang yang diberikan oleh pihak universitas kepada lembaga kemahasiswaan dalam PPAK.

Selain itu, menurut Afwan, banyak yang perlu dikenalkan kepada mahasiswa baru, mulai dari pengenalan akademik, kemahasiswaan, perkenalan lembaga kemahasiswaan, unit kegiatan mahasiswa, dan badan semi otonom pada tiap fakultas.

Mahasiswa tidak dilibatkan dalam pembuatan jadwal

Syifak Akhmad, Gubernur Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi (FE) 2020 mengatakan bahwa peran utama kegiatan PPAK ini adalah adanya unsur mahasiswa di dalamnya. Namun, saat melaksanakan rapat daring dengan panitia dosen tingkat universitas terkait draf jadwal kegiatan, panitia dosen tidak memberikan jawaban yang jelas mengenai peran panitia PPAK universitas maupun fakultas dari unsur mahasiswa.

 “Kalau semua konsep dan pelaksanaan teknis dilaksanakan oleh dosen maka secara konsep dan teknis pelaksanaan hanya mengarah ke bidang akademik,” ujarnya. Menurutnya, hal tersebut kurang menyeimbangkan kedua bidang antara bidang akademik dan non akademik.

Wakil Presiden Mahasiswa BEM KM, Didik Armansyah mengatakan bahwa jadwal PPAK yang sudah dirilis tidak bisa diterima.  Hal ini dikarenakan walaupun sudah sesuai dengan panduan PKKMB dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Indonesia, jadwal PPAK dibuat tanpa melibatkan mahasiswa.

“Tiba-tiba keluar rundown penyambutan mahasiswa baru. Awalnya PPAK, mau diganti PKKMB, kemudian tidak ada PPAK fakultas,” ujarnya.

Didik menuturkan bahwa setelah audiensi pertama, nama acara penyambutan mahasiswa baru tetap PPAK dan ada PPAK fakultas. Untuk susunan waktu dan isi kegiatan masih diusahakan untuk diadakan perubahan oleh pihak mahasiswa agar semua acara dapat dipegang oleh mahasiswa. Menurutnya, Birokrasi nantinya hanya sebagai pembimbing, bukan mengambil alih kegiatan orientasi.

Isi Kegiatan dalam  Draf Jadwal PPAK 2020

Berdasarkan draf jadwal yang beredar, kegiatan PPAK dilaksanakan secara daring menggunakan platform Zoom, Elena, dan YouTube. Kegiatan dua hari tersebut meliputi kegiatan tingkat universitas dan fakultas. Kegiatan tingkat universitas diantaranya pembukaan, laporan penerimaan mahasiswa baru, pernyataan penerimaan mahasiswa baru oleh Rektor, ikrar mahasiswa baru, paparan kepemimpinan bertumbuh oleh Rektor, pengenalan Elena untuk PKKMB, dan kegiatan dan organisasi kemahasiswaan oleh Dr. Parmin, M.Si., dan BEM KM.

Sementara untuk materi seperti pembinaan kesadaran bela negara dan kehidupan berbangsa dan bernegara dan pembinaan gerakan nasional revolusi mental disiapkan materi video yang dapat dilihat di Elena hingga tanggal 6 September.

Kegiatan fakultas terkoneksi melalui Zoom dengan diawali pemutaran video profil fakultas dan pengenalan pimpinan fakultas, jurusan dan program studi oleh Dekan dan Kepala Jurusan. Selanjutnya materi implementasi kurikulum merdeka belajar-kampus merdeka oleh Wakil Dekan Bidang Akademik. Kegiatan yang ketiga adalah pengenalan organisasi kemahasiswaan fakultas oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan BEM Fakultas. Dilanjutkan dengan kegiatan pemberian informasi tugas oleh BEM Fakultas, persiapan koneksi Zoom dan YouTube, dan terakhir materi Elena untuk perkuliahan oleh koordinator program studi.

Adapun dari panduan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) yang diterbitkan oleh Dirjen Dikti tertanggal  18 juni tersebut materi yang ada dalam PKKMB yakni pembinaan kesadaran bela negara, kehidupan berbangsa dan bernegara, pembinaan gerakan nasional revolusi mental, sistem pendidikan tinggi di indonesia, perguruan tinggi di era revolusi industri 4.0 dan kehidupan baru pasca pandemi (new normal), serta kesadaran lingkungan hidup dan kesiapsiagaan bencana di perguruan tinggi.

Selain itu, dalam panduan PKKMB juga disebutkan metode pelaksanaannya yaitu penyampaian materi dengan metode online atau webinar, serta dalam bentuk ceramah dan metode lain yang disesuaikan dengan kondisi daring. Untuk tempat pelaksanaannya dilakukan di tempat tinggal masing-masing dan kegiatan berlangsung selama dua hingga lima hari mulai pukul 07.00 dan berakhir maksimal pukul 17.00 dengan waktu disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan institusi.

Jadwal ppak masih bisa berubah

Terkait audiensi mengenai tuntutan panitia mahasiswa, Zaenuri selaku WR1 berkata akan diadakan audiensi lagi, namun masih berdiskusi terkait waktu pelaksanaannya. Zaenuri juga mengakui bahwa jadwal PPAK kali ini kerap berubah-ubah.

“Kalau soal audiensi, nanti didiskusikan lagi. Jadwal PPAK kali ini, kan berubah-ubah. Karena Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2020 mundur lagi. Kemarin sudah direncanakan (jadwal PPAK) tanggal 24 Agustus 2020, namun diundur karena hasil UTBK 2020 baru diumumkan tanggal 20 Agustus 2020.” ujarnya.

Rencananya pada 9 Juli 2020 akan diadakan rapat koordinasi PKKBM/PPAK yang melibatkan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Ketua PKKBM, Kepala BAKK, Kepala Bagian dan Kepala Subbagian Mahasiswa, serta pimpinan Lembaga Kemahasiswaan.

Reporter: Alya, Wahidatul, Wiyar

Editor: Nila Lutfiatul F