Jurusan Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri
Semarang, mengadakan kegiatan dengan tema “Isu-isu Kontemporer dalam Penelitian
Pendidikan Ekonomi” di Gedung C7 pada Rabu (3/2).
           
           BP2M – Mahasiswa
Pendidikan Ekonomi masih kesulitan mencari bahan jurnal maupun artikel ilmiah terkait
bidang pendidikan ekonomi. Hal tersebut diakui Guru Besar Universitas
Pendidikan Indonesia (UPI), Agus Rahayu bahwa publikasi jurnal pendidikan
ekonomi masih terbatas dan perkembangannya tidak sepesat ilmu bidang lain.

            Pendidikan
Ekonomi harus mempunyai jati diri dalam bidangnya dengan cara melakukan riset. Oleh
sebab itu, civitas akademiklah yang bisa melakukannya. “Peneliti Pendidikan
Ekonomi jangan hanya ikut-ikutan dengan ilmu lain, lakukanlah riset,“ujar Agus,
Profesor Strategi Pemasaran UPI.
           Saat
mahasiswa akan melakukan skripsi dengan mengambil tema Pendidikan Ekonomi pun
masih kesulitan. Untuk itu, dosen-dosen diharapkan mampu menginventarisasi,
memilah, dan menentukan topik terkait bidang tersebut agar mahasiswa tidak
kebingungan pada bidangnya sendiri.

            Margunani,
dosen Pendidikan Akuntansi selama ini sudah melakukan pengkajian ilmu
Pendidikan Ekonomi dengan melihat karakteristik dan model pembelajarannya. “Tentu
saja dengan mengajak mahasiswa belajar bersama dan diajak berpikir pula agar
tahu kemana arah bidang ilmu yang dipelajarinya,” jelas Margunani.

            Kegiatan
ini dilakukan dua sesi yaitu workshop
dan diskusi yang dihadiri seluruh dosen Pendidikan Ekonomi. Selain mengangkat
isu-isu penelitian, juga akan membedah bidang ilmu tersebut. “Diharapkan akan terbentuk
tim peneliti dosen pendididikan ekonomi yang menghasilkan jurnal,” kata Ade
Rustiana, Kepala Jurusan Pendidikan Ekonomi. [Nida]