Materi yang dibuat Supriadi saat pemaparan visi-misi
Pilrek Unnes 2014-2018, Rabu (18/6) (Foto : DM)
Lima
pendaftar yang dinyatakan lolos secara administratif telah memaparkan visi misi
di hadapan senat, perwakilan tenaga kependidikan, tenaga administratif, dan
aktivis mahasiswa yang digelar di ruang senat, Rabu (18/6). Pemaparan dimulai
dari bakal calon nomor satu Ahmad Rifai, Fathur Rohman, Martitah, Supriadi
Rustad, dan terakhir Suwito.
Supriadi yang memperoleh giliran ke empat memulai
pemaparan dengan mengulas para punggawa Unnes (Rektor). Menurutnya, mereka
telah berkiprah memperjuangkan Unnes hingga saat ini. Ia mengangkat tema “Maju
Lebih Cepat menuju Universitas Sejati”. Baginya, universitas sejati semestinya
memurnikan khittah akademik yaitu tri darma perguruan tinggi.
Supriadi menargetkan sebesar 50% prodi memperoleh
akreditasi A. Selain itu, ia menargetkan sebesar 45% terakreditasi B, 5%
terakreditasi C. Akreditasi prodi tersebut ditargetkan akan dicapai pada 2018. Sebelumnya,
ia menyebutkan posisi akreditasi prodi yang ada di Unnes akreditasi
A sebesar 27%, akreditasi B sebesar 59%, dan akreditasi C sebesar 13%.
Tampak
Muluk
Anggota senat dari Fakultas Bahasa dan Seni
Tjejep Rohendi sempat mempertanyakan pandangan-pandangan Supriadi yang dirasa
berekspektasi tinggi. Tjejep menyebutnya sebagai sesuatu hal yang muluk. Ia
mempertanyakan langkah konkret untuk mencapai ekspektasi tersebut.
Supriadi menyatakan, langkah awal dimulai
dari pemimpin yang bekerja keras. Namun, perlu memperhatikan kondisi kampus.  Nilai-nilai budaya yang dimiliki Unnes, lanjut
Supriadi, harus dikuatkan untuk go public. “Kekayaan budaya yang ada di
Unnes akan menjadi salah satu langkah besar untuk diperkenalkan pada dunia
internasional,” jelas Supriadi. DM