Panggung Solidaritas untuk Tambakrejo di Lorong C7, Fakultas Ilmu Sosial, (20/5). [Doc.Rona]

Linikampus.com-Acara Kemanusiaan bertajuk “Panggung Solidaritas untuk Tambakrejo” diadakan di Fakultas Ilmu Sosial pada (20/05). Dengan tujuan menggalang dana khususnya dari mahasiswa Unnes untuk masyarakat Tambakrejo, Kooperasi Moeda Kerdja, Komunitas Ilmu Sosial untuk Seni (KISS) yang merupakan Badan Semi Otonom FIS, dan Sindikat Anak Mami merupakan penginisiator keberlangsungan acara. Anggota terdiri dari mahasiswa, lintas angkatan, lintas jurusan, dan alumni yang sebagian besar berdomisili di Unnes bersatu menyatakan solidaritas untuk Tambakrejo.

Berawal dari galang dana oleh Sindikat Anak Mami (10/5) lalu di Kedai Kang Putu, Gebyok, Patemon, Gunungpati, mereka bertemu dengan Komunitas Ilmu Sosial untuk Seni (KISS) yang kemudian mencetuskan ide untuk melakukan aksi solidaritas untuk Tambakrejo dalam wujud galang dana.

“Acaranya dengan melakukan apa yang kita bisa sebagai donasi. Hasil penjualan lapak-lapak seperti lapak lukisan, lapak gambar, dan lapak sablon merupakan hasil dari ini juga keuntungannya untuk donasi Tambakrejo semua. Intinya apa yang kita bisa apa yang kita punya ya kita lakukan,” ucap Ika, bendahara acara donasi.

Acara galang dana Panggung Solidaritas diisi dengan pertunjukan musik oleh band NOEMA, B Minor, Abi Fathe dan Sunday KISS, serta pemaparan yang dipantik oleh Bagas ‘Ucup dan Ikka Ilalang. Pukul 21.00 acara dimulai, di pelataran gedung C7 Fakultas Ilmu Sosial, Unnes.

Nanda Akbar Riani, mahasiswi Jurusan Geografi 2017, wakil ketua KISS mengatakan bahwa acara diadakan semata-mata karena kemanusiaan. Bukan melihat dari sisi pemerintahan yang berujung pada kesalahan warga, dan dari kaca mata warga yang menyalahkan pemerintah.

Dalam acara Panggung Solidaritas tersebut, esensi acara ditekankan pada solidaritas. Solidaritas mahasiswa berperan dalam melatih kepekaan sosial masyarakat. Bentuk solidaritas sebagai wujud kemanusiaan. Wujud solidaritas tersebut dapat dilihat dari seberapa peka mahasiswa dalam menanggapi berbagai peristiwa yang sedang terjadi di masyarakat.

“Sebagai pemantik kita semua tumbuh rasa sosialnya, intinya itu. Kita liat, nih. Berapa ribu mahasiswa FIS yang datang, pokoknya satu Unnes lah berapa ribu, banyak. Nyatanya kita itu ngga ada rasa kemanusiaan, sosial kita itu belum tertata dengan rapi,” ujar Joni Aldi, mahasiswa Ilmu Sejarah 2018.

Ika Ilalang berharap bisa mengumpulkan dana, dan menyalurkan pesan bahwa saudara kita di Tambakrejo sedang terkena musibah dan mencoba menyalurkan ini, maka semangatlah dalam menyalurkan donasi untuk membantu sesama.

Reporter: Nuraisah & Rona.