Peresmian gedung perpustakaan baru Unnes (27/09) oleh Menristekdikti. (Dok.Desliana)
Peresmian gedung perpustakaan baru Unnes (27/09) oleh Menristekdikti. (Dok.Desliana)

Rumah Ilmu diharapkan menjadi pusat unggulan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Unnes.

Gedung perpustakaan baru Universitas Negeri Semarang (Unnes) akhirnya diresmikan, Jumat (27/9). Gedung yang dibangun sejak September 2016 itu diberi nama Rumah Ilmu. Dengan konsep smart library, Rumah Ilmu diharapkan mampu meningkatkan literasi kampus di era revolusi 4.0.
Rumah Ilmu Unnes diresmikan oleh Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohammad Nasir. Pada kesempatan tersebut Ia mengatakan bahwa penting untuk membangun perpustakaan berbasis digital sehingga dapat diakses dimanapun dan kapanpun.
“Saat ini kita sedang mempersiapkan perkuliahan yang berbasis daring. Ini adalah yang menjadi cita-cita kami,” Kata Nasir.

Baca juga : Perpustakaan Dipindah, Keefektifan Gedung Dipertanyakan

Dana pembangunan gedung tersebut berasal dari Sumbangan Pembangunan Institusi (SPI) dan Uang Kuliah Tunggal (UKT) mahasiswa Unnes. “Dana untuk membangun perpustakaan ini diperoleh salah satunya dari sumbangan mahasiswa jalur mandiri,” jelas Fathur Rokhman Rektor Unnes.
Rumah Ilmu memiliki banyak fasilitas yang dapat menunjang kegiatan mahasiswa dan dosen di Unnes seperti akses ke jurnal Scopus, fasilitas untuk mengecek plagiarisme, ruang baca, serta ruang telekonfrensi.
Selain fasilitas terdapat pula Pusat Unggulan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PUI). PUI merupakan rintisan dari pusat pusat kajian di Unnes yang terdiri atas tiga pusat unggulan yaitu PUI Pendidikan Ramah Anak, PUI Energi Hibrid Terbarukan, dan PUI Pangan Fungsional. Sucihatiningsih Dian Wisika Prajanti, salah satu Guru Besar Unnes mengharapkan PUI dapat menjadi wadah penelitian-penelitian di Unnes sehingga bermanfaat bagi masyarakat.

Reporter : Desliana N.

Editor : Amilia Buana Dewi Islamy