Mendikbudristek Sosialisasikan Program Kampus Merdeka kepada Maba Unnes. [BP2M/Naufal]

Rabu (18/8), Universitas Negeri Semarang melaksanakan PKKMB (Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru) 2021 secara daring. Pada PKKMB hari pertama ini, Nadiem Anwar Makarim selaku Mendikbudristek RI diberikan kesempatan untuk menyampaikan mutiara inspirasi kepada mahasiswa baru. Dalam forum tersebut, Nadiem juga turut menyinggung program Kampus Merdeka.

Nadiem menyampaikan agar mahasiswa dapat memanfaatkan masa kuliah untuk mengenal diri, membangun jembatan untuk meraih mimpi, dan berkontribusi.

Ia menjelaskan bahwa melalui program Kampus Merdeka Kemendikbudristek memberikan hak kepada mahasiswa di seluruh Indonesia untuk belajar di luar program studi atau kampus selama tiga semester. Ia berharap mahasiwa dapat memanfaatkan waktu tersebut untuk dapat mengikuti program-program Kampus Merdeka.

“Mahasiswa tidak perlu mengorbankan masa studinya, kami mewajibkan perguruan tinggi untuk menerapkan transfer kredit dengan hitungan 20 sks untuk setiap program Kampus Merdeka,” jelas Nadiem.

Adapun program Kampus Merdeka tersebut antara lain magang di perusahaan atau organisasi sosial dunia, melakukan studi independen, membangun desa, melakukan riset, mengerjakan proyek kemanusiaan, merancang dan merintis wirausaha, melakukan pertukaran mahasiswa di dalam dan luar negeri, dan mengajar di SD dan SMP melalui program Kampus Mengajar.

Selain itu, melalui kerja sama dengan Kemendikbudristek dan LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) mahasiswa akan mendapatkan uang saku selama mengikuti program Kampus Merdeka.

Nadiem menambahkan bahwa semua program tersebut dirancang untuk memberikan ruang kepada mahasiswa dengan keragaman minat dan ketertarikan masing-masing mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman yang tidak tertulis dalam buku teks dan tidak diajarkan di kelas.

“Pengalaman itu nantinya akan menjadi kendaraan bagi kalian dalam meraih mimpi di masa depan,” ungkap Nadiem.

 

Reporter: Iqda
Editor : Niamah

Tinggalkan Balasan