Teater SS Universitas Negeri Semarang menggelar acara Buka Puisi yang bertajuk “Berbusa: Berbuka dalam Kata, Bertemu dalam Rasa” di pelataran Auditorium Unnes pada hari minggu (8/03/2026). Acara ini diselenggarakan dengan tujuan mempererat hubungan pegiat seni dan segenap Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang ada di Unnes. Acara ini dimulai dari pukul 16.00 sampai 20.00 WIB.
Kegiatan ini dibuka dengan sambutan panitia dan puisi dari salah satu anggota Teater SS, kemudian dilanjut dengan penampilan puisi dari kontributor. Prima Khairunnisa selaku ketua pelaksana mengatakan acara ini dimaksudkan untuk mempererat hubungan dengan teater lain dan membangun bonding.
“Acara ini juga bertujuan agar para peserta dapat saling mengenal dan memahami makna yang terkandung dalam puisi,” ungkapnya.
Setelah pembacaan puisi, peserta diarahkan untuk membentuk kelompok sesuai warna kertas yang diberikan panitia saat pendaftaran. Mereka diharuskan membuat puisi dengan waktu 30 menit dengan ketentuan masing-masing anggota kelompok membuat 2 baris untuk dijadikan puisi berantai yang nantinya akan ditampilkan.
Prima juga menjelaskan bahwa ada perbedaan dalam konsep antara kegiatan tahun ini dengan kegiatan tahun lalu. Tahun lalu, acara hanya mengajak peserta untuk membacakan puisi masing-masing sendiri. Kegiatan tahun ini diubah menjadi bentuk kelompok yang melibatkan penonton untuk memperkenalkan dan membentuk puisi bersama. Perubahan ini dilakukan agar kegiatan terasa lebih melibatkan banyak orang.
Tantangan terbesar yang dihadapi dalam persiapan acara adalah manajemen tim. Ia menyadari bahwa dirinya masih kurang berani dalam mengatur anggota panitia, terutama ketika ada beberapa anggota yang terlambat datang. Ia berharap acara ini lebih menambah relasi bagi orang-orang.
Susan selaku peserta undangan dari Universitas Diponegoro mengungkapan acara ini unik karena jarang ada kegiatan yang mengumpulkan UKM di satu tempat dan terdapat permainan di dalamnya.
“Menurutku ini bagus buat saling kenal UKM, saling kenal teater lain. Dengan HP yang dikumpulkan, peserta semakin aktif berkomunikasi langsung”, ungkapnya.
Salah satu peserta undangan, Raihan perwakilan dari Korps Sukarela Palang Merah Indonesia (KSR PMI) Unnes mengungkapkan bahwa bagian favoritnya adalah saat pertunjukkan puisi tentang perempuan.
“Bagian yang puisi tentang perempuan. Aku sebagai cowok ya merinding juga ya, karena itu punya arti yang dalam dari puisi itu sendiri.” Jelasnya.
Reporter: Akbar Ahmad Siswanto, Dhiya Syifa Fauziyyah, Puji Listari
Penulis : Akbar Ahmad Siswanto, Dhiya Syifa Fauziyyah
Editor: Retno Setiyowati
