LINIKAMPUS Blog Kabar Kilas Dipersiapkan dengan Matang, SNBT di Unnes Berjalan Kondusif dan Lancar
Beranda Kilas

Dipersiapkan dengan Matang, SNBT di Unnes Berjalan Kondusif dan Lancar

Pendamping peserta UTBK-SNBT memadati tempat tunggu di luar gedung UDC Unnes, (Kamis, 23/4/2026) [Haidar/BP2M]

Pendamping peserta UTBK-SNBT memadati tempat tunggu di luar gedung UDC Unnes, (Kamis, 23/4/2026) [Haidar/BP2M]

alat makan ramah lingkungan

SNBT (Seleksi Nasional Berdasarkan Teks) hari ketiga yakni pada Kamis, 23 April 2026 diselenggarakan di Universitas Negeri Semarang (Unnes) bertempat di gedung Unnes Digital Center (UDC) dan gedung UPT (Unit Pelaksanaan Teknis) Kearsipan. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua sesi dalam satu minggu, terhitung mulai tanggal 21–27 April 2026. Pelaksanaan SNBT di Unnes dihadiri sekitar 14.000 peserta dari berbagai daerah.

Surahmat, Perwakilan dari Hubungan Masyarakat (Humas) Unnes mengungkapkan hingga hari ketiga pelaksanaan SNBT berjalan lancar dengan persiapan matang dari tim penyelenggara. Ia menuturkan Unnes telah menjadi salah satu penyelenggara SNBT di Semarang selama bertahun-tahun. Sehingga, dari segi infrastruktur, fasilitas, dan juga SDM sudah memadai sehingga pelaksanaan SNBT dapat berjalan dengan kondusif. 

“Sebelum pelaksanaan juga kita bolak-balik tryout, check dan recheck, sehingga per hari ini tidak ada kendala yang berarti,” ujarnya.

Begitu juga dengan peserta yang telah mempersiapkan SNBT ini dari jauh-jauh hari. Semangat peserta untuk melaksanakan seleksi tes PTN bahkan dimulai sejak tahun lalu. Hanif, salah satu peserta SNBT, menuturkan dirinya telah belajar setelah pelaksanaan TKA (Tes Kemampuan Akademik). Ia memaksimalkan belajarnya untuk tes hari ini. Namun, Hanif juga menyebut dirinya menemukan kesulitan selama belajar, terutama dari segi materi.

“Banyak sih, terutama dari materi. Menurut saya tuh materinya kaya masih sulit dipahami aja,” tuturnya. 

Persiapan SNBT juga ditunjukkan salah satu peserta lainnya, Askia. Ia menuturkan bahwa pihak sekolah turut menunjang tes seleksi ini, dengan memberikan fasilitas berupa les intensif. 

“Soalnya dari sekolah juga ada les intensif,” jawabnya saat ditanya bentuk persiapan yang dilakukan.

Meski demikian, peserta juga mengalami kendala saat mengerjakan substest, terutama pada substest Pengetahuan Kuantitatif (PK) dan Penalaran Matematika (PM). Salah satu peserta, Naila mengungkapkan bahwa dirinya menemukan kesulitan terhadap dua subtest tersebut. 

“Banyak sih, terutama PK PM itu yg sulit gak bisa dicerna,” ujarnya.

Persiapan SNBT turut didukung oleh keberadaan orang tua yang menunggu peserta selama sesi tes berlangsung. Salah satu bentuk dukungan mereka ditunjukkan melalui keberangkatan lebih awal untuk meminimalisir terjadinya keterlambatan. 

Farid, salah satu orang tua peserta UTBK yang berangkat dari Blora mengungkapkan jarak tempuh yang cukup jauh menjadi tantangan tersendiri.

“Dari rumah berangkat jam 3 pagi, karena memang cukup jauh, dari Jawa tengah ujung Timur, tepatnya di Blora, Kecamatan Cepu,” ucap Farid

Walaupun  begitu, ia tetap menunjukkan dukungan maksimal untuk anaknya yang telah mempersiapkan tes ini sejak lama. Farid berharap anaknya dapat diberikan hasil yang terbaik atas usahanya dengan harapan dapat diterima di perguruan tinggi negeri.

“Harapannya bisa diterima di universitas negeri dan kemudian semuanya dalam proses tes ini bisa berjalan dengan lancar tidak ada halangan apapun,” tuturnya.

Reporter dan Penulis: Nadya Amelia Zulfi & Nur Gimas Tiaroh

Editor: Retno Setyowati

Exit mobile version