Bakal Calon Rektor Unnes Martitah dari Fakultas Hukum
(Foto : Istimewa)
  Bumbu-bumbu humor mewarnai pemaparan
visi misi Martitah sebagai salah satu bakal calon rektor Universitas Negeri
Semarang (Unnes). Ia yang pandai menikung suasana untuk membuat audiens tertawa mengatakan, tidak mudah
menjadi bakal calon rektor. Lebih-lebih ia yang seorang perempuan.
“Ternyata nyalon rektor itu rekasa. Ke sana-ke mari banyak yang
nanya, ‘Apa alasan Ibu nyalon menjadi rektor?’” tuturnya. Ia mengatakan alasan pencalonannya
menjadi rektor sebab ingin memperjuangkan kuota 30% kursi perempuan.
Guyonan a la Martitah berawal saat ia menyampaikan visi-misi hingga
berakhirnya tanya jawab. Suasana semakin riuh ketika Martitah menampilkan foto
Megawati yang sedang senyum dalam slide sebagai contoh sosok perempuan
yang pernah memimpin. Di barisan belakang, beberapa senat dan tenaga
kependidikan sempat menceletuk dengan guyonan, “Wah, kampanye ini nih Bu
Martitah. Hehe,” ujarnya.
Sementara itu, menurut anggota senat dari Fakultas Ilmu Sosial Tri Marhaeni menyatakan, Martitah tak sama sekali menyinggung kebijakan responsif gender. “Ya, nanti kalau saya menjadi Rektor, ya dosen-dosen perempuan yang untung.
Sebab, penelitian akan banyak melibatkan perempuan,” jawabnya yang lalu
disertaai sorak ramai audiens.
Lima pendaftar yang dinyatakan lolos secara administratif telah memaparkan visi misi di hadapan
senat, perwakilan tenaga kependidikan, tenaga administratif, dan aktivis
mahasiswa yang digelar di ruang senat, Rabu (18/6). Pemaparan dimulai dari
bakal calon nomor satu Ahmad Rifai, Fathur Rohman, Martitah, Supriadi Rustad,
dan terakhir Suwito. DM