Fathur saat memaparkan visi misi di GSG
FIS, Rabu (2/7) (Foto : Juni)
Sesi Tanya jawab yang
memunculkan pertanyaan dari Dewi Maghfiroh jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat
mengenai kasus lapor-melapor antar badan pekerja dan calon rektor ditanggapi Fathur
Rokhman sebagai hak setiap warga. “Saya menghargai hak setiap warga untuk
melapor. Itu tak bisa dicegah,” tutunya. Fathur pula sebagai pihak yang turut
melaporkan Supriadi ke Polisi atas pemalsuaan surat penetapan dosen PNS aktif
Unnes.
Suyadi Pemimpin Redaksi
Kompas Mahasiswa Badan Penerbitan dan Pers Mahasiswa saat melakukan konfirmasi
ke Polrestabes Semarang, pihak kepolisian membenarkan akan adanya pelaporan
tersebut. Awalnya dari Badan Pekerja yang melapor lebih dulu, baru beberapa jam
kemudian Fathur menyusul untuk melapor pula.

Sementara Soewito dalam
menanggapi pertanyaan tersebut ia menjawab hal tersebut tak hanya sekadar hak
warga. “Kalau semua didasarkan atas hak warga, semua hal memang berlandas hak
setiap warga,” bantahnya. Ia meyakini ada runtutan proses yang semestinya
dilakukan dengan baik dan bijak sebelumnya. Ia pula merasa turut prihatin atas
kasus tersebut. Fatimah