Penggagas Sikadu Unnes. (Foto : Istimewa)
Supriadi yang menjabat Pembantu Dekan bidang akademik (PD
I) fakultas matematikan dan ilmu pengaetahun alam pada 2004-2007 ini lah yang
menggagas sistem akademik terpadu (sikadu) yang dalam menjalankannya dilakukan
secara online. “Dulunya masih manual.
Lalu, saya berpikir keras dengan melihat beberapa perguruan tinggi yang ada di
luar negeri muncullah ide sikadu ini. Dengan gagasan tersebut mengawali langkah
sistem online lainnya yang ada di Unnes.
Prestasi
supriadi tak diragukan lagi, ia yang pernah menjabat PD I MIPA tak sampai
selesai empat tahun memimpin sudah ditugasi untuk menjadi Pembantu Rektor bidang
akademik (PR I) pada 2007-2010. Begitu saat menjabat PR I tak sampai
menghabiskan waktunya ia sudah dipanggil Dikti untuk mengakomodir seluruh
universitas se-Indonesia.
Ia yang kala itu memakai batik berwarna merah mencoba
untuk mengingat beberapa waktu silam sebelum diberi tugas oleh Dikti. “Saya
dulu waktu dipanggil Dikti untuk bertugas di sana sempat komplain dengan Pak
Soedijono. Lha saya ini wong desa kog nang kota. Kalau malam mau nge-mall ya
ora pantes. Rak penak lah kalau dibayangke. Namun, sebab ini tanggungjawab ya
saya harus terima dan mencoba menjalankan semaksimal mungkin,” tuturnya sembari
tersenyum. DM