peringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional di Kampus Unnes Sekaran, Rabu (6/11). (Foto : Istimewa)
Fajar Randi Yogananda
alumni Unnes jurusan Ekonomi Pembangunan yang saat ini menjadi staf pribadi
Ganjar Pronowo turut hadir dalam acara tersebut. Ia mengusulkan tiga poin yang
harus dipertimbangkan calon rektor Unnes.
Lelaki yang juga pernah
menjadi ketua himpunan mahasiswa kala masih menyandang status mahasiswa ini memaparkan
dengan singkat padat. Pertama, terkait mekanisme komplain dari sivitas
akademika. Kedua, partai kampus sebagai pendidikan politik untuk mahasiswa.
Ketiga, Unnes sebagai LPTK menanggapi rancangan kluster SMK yang ada di
daerah-daerah.
Fathur akan mempermudah
mekanisme komplain melalui handphone, “sekarang
sudah canggih, lewat benda yang ditunyuk saja, bagi yang ingin melakukan
komplain sudah bisa.” Usulan partai kampus disetujuinya asal tidak partai
politik yang mencoba untuk bergabung. Begitu dalam mendukung rancangan kluster
SMK, Fathur bercita-cita untuk menguatkan Unnes sebagai LPTK sehingga dapat
mencetak para guru yang kompeten.

Semenmtara Soewito
menanggapi usulan pertama dengan mengembalikannya pada Standart Operating
Prosedure
(SOP). “Mekanisme komplain kan digodok melalui SOP lalu hal itu yang
harus dijalankan.” Lanjut, ia menyetujui adanya partai kampus sebagai
pendidikan politik bagi mahasiswa asal sesuai dengan aturan yang berlaku.
Pertanyaan terakhir ia menggagas Unnes sebagai LPTK semestinya bisa bekerjasama
dengan SMK di daerah masing-masing untuk mengembangkan kekhasan di daerahnya.
Ia mencontohkan Jepara yang sudah membuka SMK perukiran untuk memajukan ukir di
Jepara bisa dicontoh daerah-daerah lain. Lalu, Unnes bergerak untuk melakukan
kerjasama. Dewi