Salah satu mahasiswa PPKN sedang berorasi. [Doc. BP2M]
Sejumlah mahasiswa Prodi PPKN berkumpul bersama menyatakan sikap tolak radikalisme dengan mendeklarasikan Pancasila di depan gedung C4, Senin (18/01).
            Kegiatan yang kedua kalinya diselenggarakan ini merupakan perwujudan konservasi ideologi. Noorachmat Isdaryanto, Dosen Politik dan Kewarganegaraan mengatakan, salah satu upaya menegakkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yakni mengamankan ideologi Pancasila. Ideologi Pancasila mengajarkan kesadaran akan makhluk Tuhan dan makhluk sosial. Kegiatan semacam ini sebagai bentuk pernyataan sikap tidak malu mengakui keberadaaan Indonesia. Melihat keanekaragaman budaya Indonesia yang terdiri atas berbagai aliran dikhawatirkan mengerucut menjadi gerakan radikalisme. Di sanalah peran Pancasila sebagai pengendali konflik.
            “Sebagai mahasiswa PPKN, kita harus mempelajari dan membentengi diri dengan Pancasila, sebab seperti yang pernah dikatakan oleh dosen kami bahwa Pancasila adalah ideologi terbaik karena dapat merangkul semua aspek,” kata M. Syahid, Ketua Pelaksana.
Serangkaian kegiatan deklarasi Pancasila diawali dengan berjalan kaki seraya menyanyikan lagu Garuda Pancasila dari gedung FIK hingga gedung C4, kemudian pembacaan teks Pancasila, pembacaan teks Pembukaan UUD 1945, mengumandangkan lagu Indonesia Raya, orasi, pembacaan deklarasi, dan doa serta ditutup dengan menyanyikan lagu Syukur. [Yunita, Dian]