Semuanya Air, Tiada Tempat Untuk Berpijak
Oleh Alisa Qottrun N.M “Hoam…,” aku menguap lebar-lebar di atas kasur. Lalu mencoba bangkit dan memposisikan diri untuk duduk. Sorot mataku mengedar, melihat.
Dalam menyikapi perubahan zaman tersebut, dan guna membangun wadah curahan gagasan, ide, opini, karya, dan tentunya berita untuk jadi konsumsi publik, situs Linikampus.com diluncurkan.
Sanggar Rukun Karya Budaya Sakti (RKBS), suatu sanggar tari maupun adat yang berfokus pada budaya kuda lumping. Namun, sekarang ini sanggar.
Perpaduan antara kayu, rotan, dan aluminium membentuk sebuah kursi, tersusun rapi di pelataran rumah itu, rumah seorang pengrajin rotan bernama Yuri yang Tim.
Kamis, 5 Desember kami menghadiri acara “Dialog Antar Generasi, Melepas belenggu Impunitas”. Sesaat setelah sampai di depan pintu Kompas Corner Universitas Katolik Soegijapranata.