Indonesia perlu waspada dengan
adanya regenerasi pelaku korupsi. “Korupsi tidak hanya dilakukan oleh para
pejabat golongan tua tetapi sekarang generasi muda juga banyak yang terjerat
kasus korupsi,” ungkap Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad
saat acara seminar nasional dalam rangka peringatan dies natalis Unnes ke 49 di
auditorium, Rabu (26/3).
            Abraham juga menyatakan,
perlu pendekatan sistem dalam upaya pencegahan tindak pidana korupsi dan juga
dukungan aparat hukum
serta semua lapisan masyarakat. Hal tersebut diamini oleh Wakil Jaksa Agung RI
Andhi Nirwanto sebagai pengganti pemateri Jaksa Agung RI Basrief Arief. Ia
mengatakan, pemberantasan
korupsi tidak dapat berjalan sendiri secara parsial dan sektoral melainkan
merupakan upaya menyeluruh dan terintegrasi antar berbagai komponen dan aparat
hukum yang berwenang. “Pemberantasan korupsi tidak bisa dilakukan sendiri,”
jelasnya.
            Meskipun Ganjar Pranowo
sebagai pemantik diskusi berhalangan hadir, namun acara tetap berlangsung.
Acara seminar bertemakan “Upaya Pemberantasan Korupsi di Indonesia” ini
dihadiri oleh 600 peserta dari pejabat negara sampai sivitas akademika Unnes. (Hendro, Fatimah)