Atlet Mahapala Unnes mengadakan latihan flip-flop. Latihan ini dilakukan untuk mempersiapkan diri menghadapi Menpora cup yang akan diadakan 31 Mei mendatang, Sabtu (10/5) Fatimah

Penguasaan teknik flip-flop perlu
dimiliki seorang atlet olah raga arung jeram. Flip-flop yakni membalikkan perahu, lalu naik lagi ke atasnya.
Terbaliknya perahu karena arus yang terlalu deras memang seringkali terjadi.
Bertempat di Embung Unnes, tim atlet Mahapala Unnes mengadakan latihan flip-flop, Sabtu (10/5). Sebagaimana
diungkapkan salah satu atlet arung jeram Sari bahwa kekuatan, kecepatan serta
kekompakan untuk melakukan teknik tersebut sangat diperlukan. Latihan kali ini
difokuskan pada penguasaan teknik flip-flop.
Selain itu, latihan tersebut dilakukan guna persiapan Menpora Cup. Pada
31 Mei 2014 akan digelar lomba arung jeram yang melibatkan organisai pecinta
alam seluruh Indonesia, baik tingkat pelajar maupun mahasiswa.
Terdapat tiga kategori dalam lomba tersebut. Pertama, down river race yang menekankan
aspek kecepatan dan ketahanan fisik para atlet. Kedua, head to head yang menjadi
ajang adu kecepatan antara dua tim. Kategori ini, tak terlalu menekankan ketahanan fisik yang ekstra,
disebabkan panjang lintasan hanya berkisar seratus hingga dua ratus meter.
Ketiga, slalom yang menuntut
kemahiran mengemudikan kendali perahu. Perahu yang dipakai harus melalui alur
atau lintasan yang dirancang panitia lomba. (Dita, Fatimah)