Fungsionaris BEM KM resmi dilantik. [Doc. BP2M]

Sejumlah 150 fungsionaris Badan
Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Negeri Semarang telah resmi
dilantik Akhmad Fauzi selaku presiden mahasiswa tepat pukul 09.15 WIB pagi
(5/3).
BP2M – Kabinet Ngabekti yang diusung presiden dan
wakil presiden mahasiswa periode ini dihadiri masing-masing Ketua BEM Fakultas,
DPM, Ketua UKM, dan tokoh masyarakat di sekitar Unnes serta dihadiri oleh Ketua
BEM dari beberapa perguruan tinggi di Semarang di antaranya Unimus, Udinus,
Polines, dan Upgris.
Pemilihan nama kabinet memiliki makna tersendiri. “Istilah
Ngabekti merupakan sebuah bentuk kecintaan untuk orang lain dan lingkungan
sekitar dengan bernafaskan pengabdian,” jelas Akhmad Fauzi.
Berbagai masukan pun datang untuk kabinet yang baru saja
dilantik itu. “Di bidang internal, fungsionaris kabinet diharapkan dapat
meningkatkan partisipasi mahasiswa terhadap program BEM KM. Sedangkan di bidang
eksternal, BEM KM diharapkan mampu mengubah pandangan mahasiswa untuk
berpartisipasi pada bidang kewirausahan, misalnya menciptakan jiwa-jiwa
wirausaha karena hal tersebut berhubungan dengan perekonomian suatu negara,”
ujar Jumiatun, tokoh masyarakat.
Tidak hanya itu, masukan pun datang dari Ngabiyanto, Pembina BEM
KM sendiri yakni dengan menjadikan BEM KM sebagai lembaga yang terhormat dan
bermartabat. “Pemimpin memang tidak bisa dididik, maksudnya tidak ada sekolah
pemimpin. Jadi, jiwa kepemimpinan tumbuh dengan sendirinya melalui berbagai
proses”, ujar beliau.
Ngabiyanto berharap BEM KM dapat menyusun program-program
yang lebih baik dan menjalankan visi untuk mengabdi pada kampus dan Indonesia. [Debrina,
Rais]