BP2M – Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Bambang Budi
Raharjo mengatakan, bagi mahasiswa yang merasa UKT-nya terlalu rendah dari yang
semestinya, akan diberikan hadiah dari birokrasi. Pernyataan tersebut
diungkapkan saat kunjungan BEM KM ke pihak birokrasi di ruangan Rektor, Senin
(7/3/16).
Dalam kunjungan tersebut, presma beserta jajarannya
mempresentasikan program kerja dari dua Menteri Koordinasi (Menko) yakni
internal dan eksternal. Muhammad Lutfi yang menjabat sebagai Menko Internal
Kabinet Unnes Ngabekti tersebut mengungkapkan bahwa UKT menjadi program yang cukup
sulit.
Menimpali masalah UKT, Bambang menantang mahasiswa
yang berani memprotes kalau UKT-nya terlalu rendah. “Kalau ada nanti akan
dikasih hadiah sama Pak Rektor. Nanti akan jadi panutan bagi mahasiswa lain,”
ungkapnya sambil menunjuk ke Rektor.
Rektor pun membalas dengan senyuman dan membenarkan
apa yang disampaikan oleh WR III tersebut.
Bambang menjelaskan bahwa masalah UKT ini adalah
masalah yang kompleks. Ia menambahkan bahwa kekuatan negara dan kekuatan
institusi sangat berdampak pada UKT tersebut. “Mahasiswa Unnes ini juga banyak
yang berasal dari kelas menengah ke atas,” tegasnya.
Menurutnya, mental mahasiswa yang ingin minta keringanan
itulah yang harus dihilangkan. “Jadi selain melakukan advokasi, juga diberikan
pengarahan,” pesannya kepada fungsionaris BEM KM. [Mia]