Advertorial
Foto Esai Jepret

Aksi Damai di Semarang, Kekalahan Negara dalam Cengkraman Oligarki

Massa aksi melakukan long march dari Taman Budaya Raden Saleh Semarang menuju depan kantor Gubernur Jateng sembari membentangkan poster penolakan atas berbagai kebijakan pemerintah. (BP2M/Naufal Labib)

Rabu (13/4), Aliansi Rakyat Jawa Tengah Menggugat menggelar aksi damai bertajuk “Kekalahan Negara Dalam Cengkraman Oligarki” di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah (Jateng).  Aksi ini merupakan suatu bentuk respons atas munculnya wacana penundaan pemilu, naiknya harga minyak goreng dan bahan bakar minyak (BBM), serta permasalahan sektoral di Jateng yang belum tuntas, seperti rencana penambangan batu andesit di Desa Wadas.

Penyampaian orasi oleh berbagai perwakilan mahasiswa secara bergantian di atas pengeras suara yang diletakkan di mobil pikap. (BP2M/Naufal Labib)
Perwakilan mahasiswa Papua juga melakukan orasi terkait isu nasional dan isu regional di daerah Papua . (BP2M/Naufal Labib)
Penyampaian orasi terkait UU TPKS (Tindak Pidana Kekerasan Seksual) dari mahasiswa perempuan perwakilan Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia Cabang Semarang. (BP2M/Naufal Labib)
Peserta aksi membentangkan poster bertulisan kritik atas persoalan yang ada kepada pemerintah di atas pagar berduri yang telah di pasang aparat keamanan. (BP2M/Naufal Labib)
Para peserta aksi mendengarkan orasi dari berbagai perwakilan mahasiswa dan elemen masyarakat sipil, seperti buruh. (BP2M/Naufal Labib)
Barisan pihak keamanan yang memantau aksi di depan gerbang Kantor Gubernur Jateng. (BP2M/Naufal Labib)
Penjagaan oleh aparat keamanan pada aksi damai yang dilakukan di depan Kantor Gubernur Jateng. (BP2M/Naufal Labib)
Pagar kawat berduri menjadi pemisah antara massa aksi dan pihak keamanan. (BP2M/Naufal Labib)
Foto penjual minuman di tengah kerumunan aksi massa. (BP2M/Naufal Labib)
Sebuah lukisan kain berukuran besar dari mahasiswa Unnes yang dibentangkan di gapura kantor Gubernur Jawa Tengah. (BP2M/Naufal Labib)
Pembacaan sikap dan tuntutan oleh beberapa perwakilan mahasiswa pada akhir aksi damai di depan Kantor Gubernur, Semarang, Jateng. (BP2M/Naufal Labib)

 

Reporter: Bowo Arifin Ryan Fanuchi/Magang BP2M

Editor: Adinan Rizfauzi

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *