Advertorial
Berita Kabar Kilas

Sambut Mahasiswa Baru, PKKMB Unnes 2023 Digelar Secara Luring

Logo PKKMB Unnes 2023 [Dok. Panitia PKKMB Unnes 2023]
Logo PKKMB Unnes 2023 [Dok. Panitia PKKMB Unnes 2023]

Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Negeri Semarang (Unnes) akan bergulir pada Kamis (17/08). PKKMB tahun ini dipastikan akan dilaksanakan secara luring, baik tingkat universitas maupun fakultas. 

Khafidz Baihaqi, Ketua PKKMB Unnes, mengatakan bahwa  technical meeting akan diadakan pada Selasa (15/08) untuk mahasiswa baru Unnes yang berjumlah lebih dari 11.200. Adapun rangkaian pelaksanaan PKKMB tahun ini akan resmi dibuka pada Kamis (17/08), tepat setelah dilaksanakannya upacara HUT RI ke-78 di Lapangan Prof. Dumadi Unnes.

“Jadi timeline PKKMB itu tanggal 15 Agustus technical meeting PKKMB tingkat universitas dan 17 Agustus pelaksanaan PKKMB tingkat universitas,” jelasnya saat diwawancarai pada Jumat (21/07).

Melalui akun Instagram PKKMB Unnes, panitia sudah mengumumkan lagu tema yang akan digunakan pada PKKMB Unnes tahun ini. Panitia juga telah merilis buku panduan PKKMB unnes yang bisa diakses melalui pranala yang tertera pada unggahan akun Instagram PKKMB Unnes. 

Sementara itu, PKKMB di tingkat fakultas mulai dilaksanakan pada Jumat (18/08). Naufal Rafif, Ketua PKKMB Fakultas Hukum (FH), menyebutkan akan ada lima jenis kegiatan di fakultasnya, yakni kuliah umum oleh tokoh nasional, orientasi FH, Pengenalan Sistem Informasi Akademik Terpadu (Sikadu), pengenalan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), dan kegiatan sosial. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan di  tiga tempat yang berbeda yaitu auditorium Prof, Wuryanto, gedung FH, serta lapangan rektorat. 

“PKKMB FH tahun ini akan dilaksanakan pada 18-20 Agustus di tiga tempat yang berbeda,” ungkapnya saat dihubungi melalui WhatsApp pada Minggu (23/07).

PKKMB tahun 2023, baik pada tingkat universitas maupun fakultas menemui beberapa kendala. Khafidz mengungkapkan bahwa terdapat kendala dalam penganggaran dana PKKMB Unnes yang belum terdaftar ke dalam sistem anggaran. Ia menjelaskan bahwa panitia terus melakukan pengecekan anggaran, tetapi sampai saat ini anggaran masih belum terdaftar di dalam sistem.

“Sampai hari ini belum masuk kedalam sistem tetapi sudah terdapat plotingan anggaran,” ungkapnya saat dihubungi melalui WhatsApp pada Rabu (02/08)

Ketua PKKMB Fakultas Ilmu Sosial (FIS), Julius Prasetyo, juga menyatakan bahwa kendala dalam anggaran PKKMB Unnes tahun ini sangat memengaruhi persiapan pelaksanaan PKKMB FIS.

“Jelas akan mempengaruhi karena PKKMB FIS tahun ini dilaksanakan secara full offline. Pastinya membutuhkan anggaran yang lebih besar,” ujarnya saat diwawancarai melalui WhatsApp pada Rabu (19/07).

Namun, Heri Yanto selaku Wakil Rektor bidang Perencanaan, Umum, SDM, dan Keuangan mengatakan sudah memasukan anggaran PKKMB ke dalam sistem yang ada. “Kemarin sudah ada, coba cek ke keuangan. Saya di Jakarta,” ucapnya saat dihubungi Linikampus pada Rabu (02/08).

Hingga berita ini dipublikasikan, Bagian Keuangan Unnes belum merespons pesan dari Linikampus saat ditanyai tentang belum munculnya nominal dana PKKMB pada sistem anggaran.

Julius juga menjelaskan bahwa perencanaan PKKMB FIS menemui kendala pada penentuan tempat yang akan digunakan.  Menurutnya, koordinasi mengenai tempat pelaksanaan PKKMB di tingkat fakultas masih belum jelas. 

“Pengambilan sikap terhadap tempat pelaksanaan PKKMB FIS yang sebenarnya masih sangat dilema,” jelasnya. 

Terkait hal tersebut, Khafidz menjelaskan bahwa telah dilakukan rapat koordinasi antara pimpinan universitas dan seluruh ketua PKKMB baik di tingkat universitas maupun fakultas. Dari rapat koordinasi tersebut dihasilkan solusi alternatif, yakni dengan menggunakan lapangan fakultas masing-masing yang tentunya menyesuaikan kondisi fakultas masing-masing. 

“Untuk fakultas yang memiliki cukup gedung dihimbau untuk menggunakan kelas masing-masing, sedangkan fakultas yang tidak, diizinkan untuk memasang (tenda) teratak di lapangan fakultas masing-masing,” ungkapnya.

Sementara itu, Fakultas Kedokteran (FK) mengalami kendala dalam mengumpulkan SDM untuk kegiatan PKKMB Fakultasnya. Hal tersebut diungkapkan oleh  Silmina Nahda selaku Ketua PKKMB FK 2023, menurutnya hal itu terjadi karena FK merupakan fakultas baru sehingga belum terbentuk Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FK. Sehingga, SDM diambil dari Himpunan Mahasiswa (HIMA) tiga program studi, yaitu program studi Kesehatan Masyarakat, Gizi, dan Farmasi yang jumlahnya juga terbatas. 

“Karena di Fakultas Kedokteran belum ada BEM, jadi sumber daya manusia diambil dari HIMA tiga program studi yang jumlahnya juga terbatas,” ucap Silmina saat diwawancarai melalui WhatsApp pada Jumat (21/07). 

Sementara itu, Naufal berharap agar kegiatan PKKMB tahun ini dapat menjadi pelepas rindu akan kegiatan luring yang belum dapat dilaksanakan beberapa tahun terakhir. “Semoga PKKMB Unnes tahun ini bisa menjadi kegiatan pelepas rindu terhadap euforia kegiatan luring,” pungkasnya. 

 

Reporter: Novyana, M. Sopian

Editor: Rosa Maria Gustaf

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Advertorial