Beranda Resensi Ulasan

Mengurai Luka Sejarah: Suara Korban yang Terlupakan dalam ‘Namaku Alam’

Oleh: Nadya Amelia Zulfi Judul                       : Namaku Alam Penulis                     : Leila S. Chudori Penerbit                   : Kepustakaan Populer Gramedia Cetakan pertama     : 2023 Halaman 

Read More
Resensi Ulasan

Realita Luka Anak-anak Di Tanah Lada

Sampul novel Di Tanah Lada [Adhisti Kurnia]

Read More
Kabar Opini Ulasan

Bagaimana Anak Muda Membangun Panggungnya Sendiri lewat Media Independen?

Di tengah derasnya arus informasi yang semakin cepat, banyak anak muda yang berkeinginan menjadi penulis namun kesulitan menemukan ruang aman untuk menulis. Fenomena ini kerap muncul di kalangan mahasiswa dan penulis pemula yang sebenarnya memiliki gagasan, tetapi ragu memulai karena takut dinilai kurang berkualitas, dibandingkan, atau merasa tulisannya tidak layak diterbitkan. Keresahan ini sering saya

Read More
Kabar Opini Ulasan

Menggugat “Berbicaralah dengan Wajahmu!” dalam Demokrasi Kampus

You say you want a revolution  Well, you know  We all want to change the world  You tell me that it’s evolution  Well, you know  We all want to change the world —The Beatles, “Revolution” Baru-baru ini, saya membaca tulisan Sajiwo yang berjudul “Hapus Buzzer Pemira Kampus: ‘Berbicaralah dengan Wajahmu!”. Saya mengapresiasi sikapnya yang lugas:

Read More
Kabar Opini

AI, Gen Z, dan Spiritualitas: Membangun Kecerdasan Intelektual dan Etika dalam Kearifan Zaman Digital

Revolusi digital yang dipicu oleh kecerdasan buatan (AI) telah menciptakan transformasi fundamental dalam kehidupan Generasi Z. Studi terbaru mengungkapkan bahwa Generasi Z sebagai digital native menunjukkan ketergantungan tinggi dan interaksi intens dengan perangkat digital dalam kehidupan sehari-hari (Daffa & Arthuro, 2024). Fenomena viral seperti deepfake, chatbot canggih, dan algoritma rekomendasi yang mempengaruhi preferensi pribadi menjadi

Read More
Kabar Opini

Hapus Buzzer Pemira Kampus: “Berbicaralah dengan Wajahmu!”

Pemira atau Pemilihan Umum Raya merupakan agenda tahunan yang digelar untuk memilih pemimpin lembaga kemahasiswaan eksekutif dan legislatif di kampus, mulai tingkat program studi, fakultas, sampai tingkat universitas. Pemira merupakan agenda paling ditunggu oleh seluruh mahasiswa di setiap penghujung tahun. Secara normatif, Pemira diharapkan dapat melahirkan pemimpin organisasi yang cakap secara etikabilitas, intelektualitas, dan elektabilitas. 

Read More