Unnes akan segera melaksanakan pemilihan
rektor yang belum pasti jadwalnya. Kealotan dalam rapat senat yang membuat
jadwal pilrek yang semestinya akan dilakukan pada 26 Juni terancam gagal.
Rapat demi rapat
tak menghasilkan kesepakatan. Dalam suara senat masih memperdebatkan status
dosen PNS aktif sebagai syarat calon rektor. Sebagian anggota senat berpendapat
bahwa Supriadi memenuhi syarat sebagai dosen PNS aktif. Namun, sebagian yang
lain menolak akan hal itu.
Dua bakal calon
dari lima tersebut, secara tersirat pendukung Supriadi dan Fathur masih kukuh dengan
argumennya masing-masing. “Rapat pleno tadi pagi, Kamis (12/6) tidak ada
kesepakatan. Rapat akan lanjut esok, Jumat (13/6). Saya optimis akan ada
keputusan. Namun, tak bisa memastikan,” terang Samsudi ketua Senat Unnes. DM