Badan Pekerja Senat untuk Pemilihan Rektor telah menetapkan
lima calon yang lolos seleksi administrasi. Fathur
Rokhman sebagai incumbent yang mendaftar juga lolos seleksi
bakal calon rektor. Dia berencana hendak mewujudkan Unnes sebagai
rumah ilmu untuk bisa mengembangkan peradaban yang unggul.
Menurut Fathur, visi tersebut memiliki makna bahwa
setiap kegiatan di Unnes semestinya berdasarkan pada ilmu. Hal ini menilik pada
pentingnya ilmu untuk meraih kemuliaan dalam tindakan seseorang.
Salah
satu program yang hendak
dilaksanakan jika terpilih, lanjut Fathur, ialah program
penguatan kelembagaan Unnes sebagai LPTK. Setiap
program yang akan dicanangkan semestinya diarahkan pada pembentukan Unnes
menjadi Center of Excellent di bidang
pendidikan.
“Berbagai
inovasi pembelajaran, pengembangan profesi dosen, dan lembaga kependidikan
dapat dikuatkan melalui program-program inovasi serta pengembangan SDM di Unnes,” paparnya Jumat (28/5).
Dalam
menghadapi persaingan untuk menjadi Rektor Unnes, Fathur menyatakan bahwa semua pesaingnya memiliki keunggulan
masing-masing. “Saya
menyambut semua calon dengan baik
dan doa. Biar nanti Tuhan yang memberikan jalan kepada Unnes untuk menentukan
pilihannya,” ungkapnya.
Fathur
mengharapkan siapapun
yang terpilih menjadi rektor
Unnes dapat membuat Unnes semakin maju, sejahtera, dan menjadi perguruan tinggi
yang off standing, serta dapat
dibanggakan bukan hanya di Indonesia, tetapi juga di dunia. Mazid, Nebti, Qismi